Penjelasan Bahlil soal Asal Usul Izin Tambang Nikel di Raja Ampat

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia Bissonis.com, Jakarta – Pulau Gag, Raja Ampath, Papua menjelaskan peluncuran lisensi penambangan nikel.

Read More :

Bahlil menjelaskan bahwa operasi penambangan nikel dari King Umpa saat ini dioperasikan oleh Pt Gag Nickel, yang merupakan afiliasi Pt Anka Tambang (Parsaro) TB. (ANTM) atau Antom.

Faktanya, operasi telah berlangsung sejak Bahlil, Pt Gag 2018. Mengingat bahwa Lisensi Bisnis Pertambangan Pt Gag Nickel sendiri diterbitkan pada 2017.

Bahlil menekankan bahwa dia tidak terlibat dalam masalah lisensi penambangan nikel di wilayah Umpat King karena dia belum termasuk dalam kabinet.

Saat bertemu dengan Kantor Sumber Daya Bahan Bakar dan Mineral Jakarta pada hari Kamis (1/6/220), Bahlil berkata, “Ketika lisensi bisnis pertambangan dikeluarkan, saya masih menjadi presiden presiden umum BPP Hipmy dan saya belum memasuki kabinet.”

Menurut ini, Bahlil mengatakan bahwa lisensi usaha Pt Gag Nikel Himasatal, yang diselidiki pada hari Kamis (1/6/220), diselidiki pada hari Kamis (1/6/220) sehingga praktik operasional organisasi dipastikan sesuai dengan aturan penambangan yang lebih baik (praktik penambangan yang baik).

“Kami akan mematikan operasi sampai saat ini kami memeriksa. Kami akan memverifikasi. Ya, tidak ada hasil yang akan diberikan setelah bidang lintas berjalan,” katanya.

Perlu dicatat bahwa PT Gag Nikel Kontrak Kerja Ketujuh No. B53/Press/I/1998 secara resmi didirikan pada 5 Januari, setelah Presiden Republik Indonesia. 

Awalnya, struktur kepemilikan saham perusahaan adalah Asia Pacific Nickel Pt. Limited (APN Pt. Ltd) dimasukkan dalam 75% dan Pt alias Tambang TB. (ANTM) 25%. 

Namun, sejak tanggal 21, PT Antom PTI telah mampu mencapai semua saham APN. Terbatas, sehingga kontrol penuh dari nikel Gag Pt ada di tangan Pt Antom.

Selain nikel GAG PT, Bahlil telah mengungkapkan bahwa ada lima perusahaan yang telah menyimpan Lisensi Bisnis Penambangan Nikel (IUP) di wilayah King Amapat.

Dari lima IUP, hanya satu perusahaan yang mengoperasikan penambangan benih nikel, yaitu, afiliasi nikel nikel pt anka Tambang (Parsaro). (ANTM) atau Antom.

Bahlil menjelaskan, “Ada beberapa IUP di King Umpa. Mungkin ada lima setelah menerima laporan dari Direktur Jenderal.

Sayangnya, Bahlil tidak menentukan empat perusahaan lain yang membuat kantong IUP. Dia mengatakan dalam pandangan bahwa itu hanya berpusat pada Pt Gag Nickel, yang sudah berfungsi.

Lihat Berita dan Artikel Lainnya di Google News dan WA Channel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *