Strategi Maipark Kerek Premi saat Industri Reasuransi Tertekan

Biznis.com, Jakarta-Press Pembangunan Pembangunan Kembali Tekan hingga 2024. Tahun, setiap tahun (tahun / tahun / tahun-tahun) RP25,93 miliar RP25,93 miliar. 

Namun, di tengah -tengah tren negatif ini, PT dari percakapan Maikark (MAPARK) mencatat pertumbuhan positif dan manfaat positif.

Presiden Maiapark, sementara Koca Andre Hutagalung diciptakan sebagai hasil dari kombinasi faktor eksternal dan internal dalam industri reasuransi.  Namun, ia menekankan bahwa perusahaan nasional nasional nasional, termasuk Maepark, masih dalam meningkatkan portofolio.

“Mararka mungkin akan mengatasi tantangan serupa dengan pendekatan inovatif dan manajemen risiko, Miapark mencapai stabilitas operasionalnya pada tahun 2024. Dengan 13% pada tahun 2024. Tahun,” kata Koca pada hari Senin (10.10.2012. 

MAPARK 2024 Berdasarkan laporan bulanan, perusahaan mencatat premi RP341 miliar, meningkat 11,8% pada tahun sebelumnya. Sementara itu, setelah pengembalian pajak meningkat sebesar 9,87% di RP59,5 miliar miliar.

Terlepas dari pertumbuhan premi asing yang tinggi, ia terus meningkatkan laba Miapark. 

“Meskipun pertumbuhan premi ritel yang tinggi, keuntungan perusahaan meningkat sebesar 4% dibandingkan dengan [penipuan] tahun lalu,” katanya.

Untuk menyelesaikan tantangan pada tahun 2025. Tahun, Mapark menyiapkan strategi, memperkuat kapasitas untuk reasuransi dan optimasi modal. Koca mengatakan bahwa Miapark memiliki modal yang sangat besar berdasarkan Rick (RBC), sehingga perusahaan akan mencoba menggunakan modal berlebih ini. 

Dalam hal informasi, Desember 2024. Tahun, RBC Mapark mencapai 1.510.27%, melintasi batas minimum yang mengatur 120% dari pengontrol. Selain itu, Kocuk juga menekankan bahwa strategi Maibook akan semakin terintegrasi dalam model bisnis masing -masing perusahaan asuransi bisnis. 

“Strategi ini akan menjadi strategi untuk mengubah bagian karakteristik dari setiap model bisnis dari model bisnis, tetapi masih menawarkan nilai-nilai berkualitas tinggi yang terkait dengan hasil penelitian di bencana,” katanya.

Meskipun belum menentukan tujuan yang benar pada tahun 2025. Tahun, Mapark optimis bahwa ia dapat memiliki pertumbuhan yang lebih baik. “Mapark optimis bahwa ia dapat mencapai dua pertumbuhan premium dan pertumbuhan yang lebih baik sejak tahun sebelumnya,” ia selesai. 

Selain jatuhnya premi, Asosiasi AU Indonesia (AAUI) mencatat bahwa setelah 2024. Tahun ada kerugian setelah pajak Rp30 triliun. Angka ini sebanding dengan RP1.54 triliun RP1.54 miliar pada tahun 2023. Tahun.

Kehilangan ini mencerminkan kontraksi ketat 121,7%. AAI juga mempengaruhi industri portabel negatif dalam RP50 juta. 

Jumlah itu turun 132,6% pada tahun sebelumnya. RP1.52 dibandingkan dengan hasil positif triliun. Sementara itu, beban penuh dari langganan meningkat 16,4%, Rp10,19 triliun pada tahun 2023. Triliun. 

Nilai piutang yang dibayarkan oleh industri reasuransi turun 11,7%, RP15,33 miliar (RP13,53 miliar), 18,4% dan Rp6,75 triliun rp6,75 triliun.

Namun, industri yang resisten merilis pengembalian investasi sebesar 8,4% dari RP1.1.17 miliar pada tahun sebelumnya. Aset lengkap meningkat sebesar 7,3% dengan RP3,82 miliar, total investasi meningkat sebesar 5,5% RP20,41 triliun.

Periksa artikel baru dan lainnya di Google News dan VA Channel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *