leadecomph.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan mengikuti pembukaan kegiatan Penilaian Kompetensi Manajerial, Sosial Kultural, serta Uji Potensi Pindah Instansi ke Kemenkumham Tahun 2025. Kegiatan tersebut digelar secara virtual oleh Pusat Penilaian Kompetensi BPSDM Hukum pada Kamis, 11 Desember 2025.
Read More : Momentum Refleksi Kinerja Kanwil Kemenkum Sulsel untuk Penguatan Layanan Hukum
Dari Kanwil Kemenkumham Sulsel, kegiatan diikuti oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Meydi Zulqadri. Hadir pula Analis SDM Ahli Madya Nurlina bersama jajaran pegawai lainnya. Mereka mengikuti kegiatan dari Ruang Rapat Bagian Tata Usaha dan Umum.
Penilaian Menjadi Tindak Lanjut Pengalihan Instansi
Ketua Tim Pokja Penyelenggara, Asesor Ahli Madya Dewi Sri Handayani, memberikan penjelasan terkait kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa penilaian ini merupakan tindak lanjut dari permohonan perpindahan instansi para ASN. Peserta berasal dari instansi pusat maupun daerah.
Menurut Dewi, penilaian kompetensi tidak hanya menjadi prosedur administratif. Kegiatan ini juga bagian dari upaya pemerintah memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur.
“Kegiatan ini mendukung pembangunan SDM sebagai prioritas nasional dalam Asta Cita,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa proses penilaian harus berbasis sistem merit. Penilaian juga berfokus pada kompetensi, kualifikasi, dan kinerja peserta. Dewi menambahkan bahwa pelaksanaan penilaian dilakukan secara hybrid.
Standar penilaian diterapkan secara ketat. Tujuannya memastikan objektivitas dan akurasi hasil. Peserta diharapkan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh. Proses ini menjadi bagian penting dalam perpindahan instansi.
Peserta Penilaian di Kanwil Sulsel Resmi Dibuka
Pada kesempatan yang sama, peserta penilaian di Kanwil Kemenkumham Sulawesi Selatan dibuka secara resmi. Terdapat dua peserta yang mengikuti penilaian. Peserta pertama adalah Syamsinar Rasyid, SKM dari Dinas Kesehatan Kota Makassar. Peserta kedua adalah Agustina dari Pemerintah Kabupaten Tana Toraja.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan tata tertib. Penjelasan disampaikan oleh Ketua Panitia, Asesor Ahli Madya Nuriati Marbun. Ia menjelaskan alur pelaksanaan penilaian. Ia juga memaparkan aturan teknis yang harus dipatuhi peserta. Ketentuan tersebut bertujuan menjaga ketertiban kegiatan. Dengan aturan yang jelas, penilaian diharapkan berjalan lancar. Standar pelaksanaan juga dapat terjaga dengan baik.
Kanwil Sulsel Apresiasi Penyelenggaraan Penilaian
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel, Andi Basmal, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia menilai penyelenggaraan penilaian berlangsung profesional dan terstruktur. Menurut Andi Basmal, kegiatan ini memiliki peran strategis. Penilaian kompetensi membantu memastikan kualitas ASN yang mengajukan perpindahan instansi.
“Penilaian kompetensi penting untuk memastikan ASN memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Kanwil Sulsel siap mendukung proses tersebut. Dukungan diberikan agar penilaian berjalan optimal. Objektivitas hasil penilaian juga menjadi perhatian utama. Andi Basmal menambahkan bahwa transparansi dan profesionalisme menjadi kunci pengelolaan SDM. Kedua hal tersebut penting untuk menciptakan aparatur yang berkualitas.
“Kami berharap peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.
Ia juga berharap kebutuhan organisasi dapat dipenuhi oleh SDM yang unggul. Integritas aparatur menjadi bagian penting dalam proses tersebut.