Rapat Evaluasi TPPS Sulsel 2025 Dorong Penguatan Program Penurunan Stunting

evaluasi TPPS Sulsel

leadecomph.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan KB (DP3A DALDUK KB) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menggelar Rapat Evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS). Peserta rapat berasal dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan.

Read More : DWP Sulsel Rayakan HUT ke-26, Penguatan Peran Perempuan Jadi Fokus Utama

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Rabu, 10 Desember 2025. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat strategi penanganan stunting pada tahun anggaran 2025.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, dr. Ishaq Iskandar, membuka kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya forum evaluasi TPPS Sulsel. Menurutnya, rapat evaluasi menjadi alat untuk mengukur arah kebijakan. Forum ini juga menilai efektivitas program penurunan stunting yang sudah berjalan.

“Forum seperti ini tidak hanya mengevaluasi capaian, juga membantu para pemangku kepentingan melihat tantangan di lapangan. Dari situ, langkah percepatan bisa disusun lebih tepat,” ungkap Ishaq.

Prestasi Sulsel dalam Penurunan Stunting Nasional

Sulawesi Selatan kembali mencatat prestasi membanggakan. Provinsi ini masuk tiga besar nasional dalam percepatan penurunan stunting. Ishaq menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut lahir dari kerja sama banyak pihak. Pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, tenaga kesehatan, kader, serta pendamping keluarga memiliki peran penting.

“Ini bukan hasil instan. Ini hasil kerja keras dan kolaborasi panjang,” tambahnya.

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Sulsel berada pada angka 23,3 persen. Data ini menjadi acuan bagi pemerintah daerah. Intervensi selama tahun 2025 difokuskan pada layanan esensial.

Pemeriksaan ibu hamil terus ditingkatkan. Pemantauan gizi balita juga diperkuat. Program ASI eksklusif menunjukkan tren positif. Meski begitu, beberapa wilayah masih membutuhkan percepatan program.

Penguatan Program ASS dan GENTING

Upaya penurunan stunting di Sulawesi Selatan diperkuat melalui dua program unggulan. Program tersebut adalah Aksi Stop Stunting (ASS) dan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

“ASS dan GENTING menjadi motor penting percepatan penurunan stunting. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci,” jelas Ishaq.

Program ASS berfokus pada peningkatan layanan keluarga berisiko stunting. Tenaga kesehatan dan kader posyandu berperan besar dalam edukasi gizi. Intervensi dilakukan secara langsung kepada keluarga sasaran.

Ishaq optimistis berbagai inovasi daerah akan terus berkembang. Peningkatan layanan dasar juga terus dilakukan. Kolaborasi antarsektor diharapkan semakin kuat. Semua langkah tersebut diyakini mampu menurunkan angka stunting secara konsisten.

Evaluasi dan Penguatan Peran TPPS

Plt. Kepala Bidang Perencanaan Keluarga DP3A DALDUK KB, Andi M. Yusuf Satria, turut memberikan penjelasan. Ia menyampaikan tujuan utama kegiatan evaluasi ini. Salah satunya adalah mengidentifikasi kendala di lapangan. Selain itu, forum ini juga mengumpulkan praktik baik yang sudah berjalan selama 2025.

“Kami ingin memastikan koordinasi lintas sektor berjalan optimal. Peran TPPS kabupaten dan kota sangat penting,” ujarnya.

TPPS daerah menjadi ujung tombak implementasi program. Mereka berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, evaluasi rutin dianggap penting. Kegiatan ini dihadiri sekitar 220 peserta dari 24 kabupaten dan kota. Peserta terdiri dari ketua TPPS daerah, dinas terkait, BKKBN Sulsel, Kanwil Kemenag, Balai POM, PKK, Dharma Wanita Persatuan, mitra program, serta akademisi.

Suasana rapat berlangsung serius namun penuh semangat. Diskusi berjalan aktif. Setiap daerah berbagi pengalaman. Dari ruang rapat itu, harapan tentang generasi yang lebih sehat terus dijaga. Stunting bukan sekadar angka statistik. Stunting adalah masa depan anak-anak yang harus diselamatkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *