
IHSG Diproyeksi Bisa Kembali ke Level 7.000 Jika BI Pangkas Suku Bunga
Bannis.com, Jakakarta – Diprediksi bahwa indeks harga aktivitas komposit (CSPI) dapat dikembalikan ke sentuhan tingkat 7.000 jika terjadi kebijakan moneter Bank Indonesia.
Kepala Penelitian dan Kepala Ekonom Mira Aset Securitas Indonesia Aturan Aria Visnubo bahwa JCI Maish diperketat oleh volatilitas tinggi pasar saham selama Januari-Maret 2025 karena dipengaruhi oleh perasaan global dan perasaan kesepian positif dari negara tersebut. Diproyeksikan bahwa indeks senyawa akan terus bergerak dalam kisaran 6.300-6.700 pada akhir bulan ini.
“Tetapi pada akhir Juni, IHSG bisa berada di kisaran 6.500 hingga 7.000,” katanya di Mira Asset Media Sekuritas di Jakarta pada hari Rabu (12/3/2025).
Dia menjelaskan bahwa salah satu perasaan yang dapat mendorong JCI untuk meningkatkan hampir 6.700-6.800 jika Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga pada bulan Maret ini.
Rulllly menggambarkan JCI yang diintensifkan jika akan menurunkan suku bunga menjadi 25 poin dasar menjadi 5,75% pada Januari 2025. Selain mendorong JCI, ia pikir fleksibilitas moneter juga dapat mendorong aliran modal asing untuk memasuki bursa saham Indonesia.
Menurut Mira Asset Securitas, area untuk mengurangi tingkat bunga referensi saat ini terbuka karena didukung oleh kondisi mendasar, seperti posisi cadangan mata uang dan inflasi terkontrol.
“Dengan kondisi ini, kami memperkirakan bahwa bulan ini adalah waktu yang tepat untuk membedakan suku bunga,” kata RULI.
Menurutnya, suku bunga taman jarang terjadi pada kuartal kedua tahun 2025, karena bertepatan dengan musim repatriasi dividen, di mana kebutuhan dolar AS naik di musim pertengahan dividen.
Dengan repatriasi dividen, ia juga berpikir bahwa jendela tingkat referensi Bank Indonesia dibuka kembali pada kuartal ketiga.
Selain fleksibilitas moneter, Mira Asset Securitas juga menekankan masalah kebijakan yang dikeluarkan pemerintah lainnya dan masih mendukung kondisi ekonomi makro negara itu.
Kebijakannya adalah untuk memperluas Kebijakan Ekspor Mata Uang (DHE) di mana hasil mata uang harus ditetapkan di negara itu tahun depan. Politik dianggap cukup untuk mempertahankan nilai tukar di tengah tekanan dolar AS.
Posisi nilai tukar rupee dalam 30 hari terakhir adalah dalam kisaran Rp16.300 per dolar AS. Rupee pertama kali difilmkan di level PP. 16.000 pada bulan Desember tahun lalu.
“Salah satu kebijakan yang menunggu peserta pemerintah adalah kebijakan yang lebih pro -Gaggian,” tambahnya.
Menurutnya, bentuk kebijakan propasal adalah kebijakan pemerintah yang dapat meningkatkan kepercayaan investor untuk berinvestasi di Indonesia, ketika perdagangan militer 2 beresonansi oleh presiden Amerika Serikat, Donald Trump awal tahun ini.
Lihat Berita dan Artikel Lainnya di Google News dan WA Channel