Pakar Sarankan Kemendag Naikkan Tarif Impor Bawang Putih, Ini Alasannya

PORTALTERKINI, Jakarta – Para ahli merekomendasikan agar pemerintah meningkatkan tarif impor bawang putih untuk mempertahankan harga bawang putih di negara ini.

Profesor Andreas Santosa, DWI, Universitas Pertanian Bogo (IPB), mengatakan pemerintah dapat menjaga bawang putih di tingkat konsumen di Rs 45.000.

Namun, jika pemerintah meningkatkan tarif impor bawang putih, perang dagang juga akan memicu Cina.

“Bahkan jika pemerintah ingin mempertahankan harga bawang putih,” kata Andreas, “tarif impor pada bawang putih telah meningkat. Meskipun ini adalah perang dagang dengan China. Meningkatkan tarif impor pada Nobrach.”

Menurutnya, petani akan meningkatkan hasil mereka jika harga bawang putih lokal lebih kompetitif. Dia menambahkan: “Selama masalah harga ini tidak terselesaikan, tidak mungkin untuk membesarkan petani ke dalam bawang putih.”

Selain itu, ia melanjutkan, bawang putih biasanya tumbuh di ketinggian lebih dari 1.000 meter, sementara juga memiliki harga jual yang tinggi.

Selain itu, Andreas menyelidiki pengenalan tarif ini juga merupakan alias untuk elastisitas setelah harga dunia. Dengan cara ini, harga bawang putih yang diproduksi oleh petani domestik dapat bersaing.

“Misalnya, jika harga bawang putih dunia naik dengan peningkatan tinggi, itu tidak perlu. Jadi, itu fleksibel.”

Di sisi lain, Andreas menambahkan bahwa pemerintah harus mengubah preferensi masyarakat ketika memilih bawang putih. Karena ukuran bawang putih yang diimpor lebih besar dari yang lokal.

Dia menyimpulkan: “Pemerintah, terlepas dari pola konsumsi bawang putih impor, maka ukuran bawang putih lokal kecil. Ini adalah masalah preferensi. Apakah preferensi pemerintah memiliki kapasitas.”

Kartu (26.03.2025) pada panel Biro Makanan Nasional dihargai 14,34 WIB, yang merupakan harga rata -rata bawang putih Bangore di tingkat konsumen, Rp44.537 per kilogram. Ketimpangan harga setinggi 11,34% dari harga referensi penjualan nasional (HAP).

Sementara itu, harga bawang putih rata-rata di Eastinonesia dan 3TP 54.095 rp per kg, Indonesia non-timur dan 3TP 43.881 rp/kg.

Saat belajar dari daerah tersebut, harga bawang putih bungal paling mahal akan diatur ke RP. Harga terendah 70.000 kg per kg di pegunungan adalah Kepulauan Riau Rp37.074 per kg.

Perhatikan bahwa Hap Bawang Bongol, Hap Eastindonsia dan 3TP 40.000 RP adalah 30.000 rp per kg, bukan Indonesia Timur -Hap -Hap -Hap dan 3TP adalah Rp38.000.

Lihat pesan dan artikel lainnya di Google News dan WA Channels

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *