
Erajaya Swasembada (ERAA) Cetak Laba Rp1,03 Triliun Sepanjang 2024, Tumbuh 25%
PORTALTERKINI, jakarta – pt erajaya swembada tbk ritel. (EAA) menangkap laba bersih RP1,03 triliun pada tahun 2024. Nilai ini meningkat 25% dalam tahunan (satu tahun / yoy) dibandingkan dengan internet pada tahun 2023 dari Rp826,04 miliar.
Deteksi laba bersih ERAA tidak dapat dipisahkan dari kinerja penjualan perusahaan pada tahun 2024. Penjualan produk seluler dan tablet menjadi kontributor terbesar untuk kinerja lini atas ERAA.
Dari laporan keuangan pada akhir Desember 2024, ERA membukukan penjualan bersih Rp65,27 triliun atau peningkatan 8,55% yoy. Kinerja penjualan di segmen ponsel dan dewan ini, yang memenangkan RP52,43 triliun, naik 9,43% yoy.
Selain itu, garam aksesoris dan lainnya menjadi kontributor kedua dari Rp8,53 triliun atau tumbuh 22,97% di pangkalan tahunan. Segmen komputer dan peralatan elektronik lainnya untuk perhatian RP2.63 triliun dan penjualan produk operator perhatian RP1.67 triliun.
Sejalan dengan kenaikan, biaya barang yang dijual dari Rose 8,03% yoy menjadi Rp58 triliun. Secara berurutan, perusahaan terdiri dari laba kotor pada tahun 2024 dari RP7,27 triliun atau peningkatan 12,84% dalam basis tahunan.
Akibatnya, ketika diakumulasikan dengan pendapatan dan biaya lainnya, efek era tahun berjalan adalah laba yang dapat dikaitkan dengan induk induk menjadi RP1.03 triliun. Laba bersih meningkat 25% yoy dibandingkan dengan 2023 dari RP826,04 miliar. Laba oleh peserta juga meningkat dari RP52.34 menjadi RP65.42.
Pada tahun 2024, ERA memposting total sepak bola RP21.77 triliun atau ditambahkan 6,49% yoy. Kewajiban perusahaan juga meningkat 3,25% pada basis tahunan untuk RP12,71 triliun, dengan ekuitas mencapai Rp9,05 triliun atau tumbuh 11,40% yoy.
Di sisi lain, arus kas yang setara dengan kas Perusahaan yang setara dengan akhir Desember 2024 dicatat pada Rp11462 triliun, hingga 38,17% yoy dari lokasi sebelumnya RP1.17 triliun.
Dalam Laporan Bisnis sebelumnya, PT ERAJAYA SWEMBADA TBK. (EAA) telah dilaporkan fokus pada jaringan toko ritel ekspansi Java pada tahun 2025.
Sekretaris Perusahaan Erajaya Swembada Amelia Allen mengatakan perusahaan harus memulai pasar yang berkembang di luar jangkauan.
“Erajaya telah mengembangkan jaringan out-of-java. Langkah ini cenderung memperluas pasar kami dan meningkatkan aksesibilitas produk bagi konsumen di beberapa negara,” dan mengumumkan Bisis, Rabu (5/3/205).
Dikatakan bahwa Erajaya Swasembada mulai memperluas jaringan ritelnya dari lubang toko baru di ruang strategis.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa perusahaan memperluas distribusi dengan menunjukkan tanda yang dicakup oleh Erajaya, untuk meningkatkan aksesibilitas produk bagi konsumen.
Periksa berita dan artikel lainnya di Google News dan WA Channel