
Kejar Insentif, Great Wall Motor Siap Produksi Lokal Mobil Listrik Baru
PORTALTERKINI, Jakarta — Produsen mobil dari Cina, mesin dinding besar Indonesia (GWM) siap memproduksi mobil baterai lokal di Indonesia tahun ini.
Proyek ini sejalan dengan tujuan perusahaan untuk mengejar pendorong pajak di pemerintahan, kata Direktur Pengembangan Produk, Pengembangan Produk, Logistik dan setelah -Sales GWM, Konstantinopel Indonesia, Herlelejuzo.
“Kami berusaha memotivasi karena kami akan mengumpulkan [mobil listrik] untuk waktu yang lama di WAN kami,” katanya.
Ingat, GWM memiliki pabrik di Wanherang, Jawa Barat, yang dibuka pada 13 September 2024.
Jalur produksi GWM memiliki kapasitas produksi sekitar 7.000 kopi per tahun, dijalankan oleh sekitar 100 pekerja khusus di bidang produksi, manajemen kualitas, teknik dan logistik.
Sementara itu, tahun ini juara juga berencana untuk meluncurkan tiga produk baru, yang kemungkinan besar 03 BEV, Haval dan tipe kedua dari 300 tangki.
Herligus mengatakan bahwa alasan GWM relatif lambat peluncuran produk mobil Bev Electric di Indonesia karena perusahaan itu siap untuk memproduksi emas BEV lokal 03 untuk mengejar mobil listrik.
Mengacu pada Menteri Peraturan Keuangan N -RO 12 tahun 2025 (PMK 12/2025), pemerintah menyediakan stimulus DTP -VAT 10 % untuk mobil listrik yang diproduksi di negara tersebut (sepenuhnya KOCED/CKD) dengan permintaan minimal untuk komponen rumah (TKDN).
Seorang produsen Cina yang menikmati stimulus ini termasuk Wuling dengan EV Electric Cars, Binguo EV to Cloud EV, yang menyelesaikan kebutuhan TKDN 40 %. Wolling memiliki pabrik yang terletak di Sikiger, Jawa Barat.
Selain 10 % DTP PPN, pemerintah telah merilis tarif impor BEV dan PPNBM untuk yang dibangun sepenuhnya/CBU) untuk produsen yang berkomitmen untuk membangun pabrik di Indonesia seperti merek BYD, AIIO dan Prancis, Citroen.
Menurutnya, ini akan membuat Cahm mempertimbangkan mobil listrik emas jika selanjutnya ke Indonesia.
GWM tidak ingin harga yang ditawarkan kepada konsumen pada saat impor utuh dan ketika tempat gabungan berbeda.
“Karena jika kita mengimpor CBU dengan fasilitas, tarif impor adalah 0, tarif mewah adalah 0 seperti itu.
Sementara itu, Herligus diluncurkan pada trimester kedua/2025 untuk memperkirakan mobil listrik emas, sedangkan jenis baru 300 GWM dan tangki Haval diluncurkan pada kuartal ketiga/2025.
Periksa berita dan artikel lainnya di Google News dan WA Channel