
Tugure Incar Bisnis Asuransi Jiwa, Targetkan Pertumbuhan Premi Empat Kali Lipat
PORTALTERKINI, Jakarta – Pt Tugu Libigurant Indonesia Berrasturu Company (Batuak) mengatur ulang portofolio bisnisnya, menambahkan bagian dari jalur kebangkitan (Life).
Perusahaan berfokus pada RP78 triliun pada tahun 2024 pada tahun 2025.
Manajer header Erwin Basri mengatakan aspeknya pasti akan menjadi 13% pertumbuhan primer sebesar 13%.
“Toleransi hidup adalah sekitar 3%, dari 9-11 tahun sebelumnya, terbatas pada tahun 2025, itu terutama di bidang kehidupan,” kata Erwin kepada kantor mobile di Jakarta, 20125.
Menurutnya, peluang bisnis Life bahkan lebih besar karena efek 2023 (POJK) 2023, yang mengatur pemisahan kredit. Ini membuka peluang mengakses produk resurguru dalam hidup dengan preferensi jangka pendek.
Erwin menjelaskan bahwa sektor kesehatan saat ini tidak baik di pasar, bermaksud untuk memasuki jalur dengan kegunaan yang berbeda. Akibatnya, perusahaan tidak hanya bergerak, tetapi bekerja dengan berbagai pihak.
Dia baru -baru ini meminta laboratorium untuk berpartisipasi dalam Kementerian Kesehatan, rumah sakit dan dokter, rumah sakit dan dokter.
Menurutnya, peningkatan area ini harus dilakukan dalam ekosistem yang lebih luas dan tidak dapat bergantung pada peran reasuransi. Selain kehidupan, perangkat juga bermaksud untuk meningkatkan portofolio pada jalur lain seperti dompet dan real estat.
“Tuduhannya cukup stabil, jadi kami akan mencoba untuk meningkatkan, sekarang 3, kami terkonsentrasi di lapangan. Di masa depan, paparan risiko tidak terlalu tinggi,” tambah Erwin.
Manajer Teknis Tugure, R. DJO Slamet Prasetiyo telah menggarisbawahi empat kali dengan tujuan mengembangkan kehidupan pada tahun 2025.
Menurutnya, opsi ini tidak berasal dari kesehatan, serta dari POJ 20, yang mengatur pemisahan kredit dan karenanya membuka celah untuk mencapai kekosongan kehidupan untuk meningkatkan kehidupan.
“Kami menyadari bahwa tantangannya cukup tinggi, tetapi menggunakan strategi yang tepat dan pasar khusus yang tersedia, kami yakin bahwa tujuan ini dapat dicapai,” sudah berakhir.
Pada tanggal 31 Desember 2024, premi bruto Tugure mencapai Rp3.29 triliun. Jumlah ini meningkat sebesar 12,7% per tahun (tahun / tahun) sebelumnya RP2,92 triliun menjadi 31 Desember 2023.
Laba bersih perusahaan juga dicapai dengan Rp106 miliar, yang mengalami kerugian Rp35 miliar di depan. Kinerja investasi perusahaan menerima RP156 triliun dan meningkat sebesar 6,12% pada RP147 triliun sebelumnya.
Warisan perusahaan menerima RP1,52 triliun, 5,98% meningkat sebesar 5,98% pada RP1,43 triliun sebelumnya. Di sisi lain, kewajiban yang disebabkan oleh Rp4.41 triliun menurun sebesar 1,3% dari Rp4.47 miliar. Perusahaan menerima total keuntungan Rp5,94 triliun dan 0,45% meningkat 0,45 per RP5,91 triliun sebelumnya.
Periksa artikel baru dan lainnya di Google News dan WA Channel