Bukan Burden Sharing, BI Klaim Beli SBN Demi Ekspansi Likuiditas

PORTALTERKINI, Jakarta. Indonesia melaporkan bahwa tahun ini hingga 2025 20 Maret Bank sentral sepadan dengan RP70,7 triliun rp. 

/ 2025 Kuartal pertama belum dilakukan, Indonesia (dua) berarti bahwa 47,13% dari sekuritas utang pemerintah membeli 150 triliun RP tahun ini. 

Perry Warjiyo menyatakan bahwa kedua gubernur sesuai dengan kebijakan uang dan kebutuhan bank sentral untuk memperluas pengembangan likuiditas. 

“Mengapa Anda perlu menyebarkan likuiditas? [Bi] Ini menjual mata uang asing jika intervensi berarti kami menjual mata uang asing, rupee,” kata Rabu (13/01/2012). 

Oleh karena itu, belanja SBN bertujuan untuk memasok sistem keuangan rupee. 

“Jadi kami tidak harus marah, pada kenyataannya, kami membeli SBN untuk menciptakan stabilitas uang dan kebijakan pemuliaan kami,” lanjut Perry.  

Perry memperkuat langkah ini dengan menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi, pada kenyataannya, Komisi Pemerintah (RDG) diputuskan kemarin sebesar 5,75%. 

Meskipun pemangkasan suku bunga dapat dipromosikan oleh suatu alat, kondisi global tidak mengurangi Indonesia bank. 

“Pemangkasan] suku bunga kami adalah, tetapi jika global tidak mungkin. Sementara itu, kami membuat likuiditas untuk berkembang, saat Anda membeli SBN di pasar sekunder,” katanya. 

Ketika datang ke akurasi, pembelian senilai RPN70,7 triliun dibeli dengan RP47,3 triliun dan $ 23,4 triliun rp lebih dari 23,4 triliun rp. 

Ingatlah bahwa BI dapat membeli nilai di pasar pasar pertama dalam mode SPN, yaitu matahari dengan periode minat 12 bulan. 

Berdasarkan pendaftaran dana dan manajemen risiko, SBN Net Neto Real Estate Bank bernilai 1825. Maret 2028.26. Dari awal Januari, nilai triliun RP1.41.19. 

Meskipun nominal telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir, persentase sebenarnya menurun pada saat yang sama – dari 29,41% menjadi 25,59% dari total SBN. 

Jadi dua RP RP untuk membeli SBN tahun ini. Tetap 79,3 miliar. 

Di sisi lain, Perry menandatangani tanda untuk pembelian SBN lebih dari paket asli. 

Ini terungkap pada tahun 2024. Desember Perry mengatakan rencana itu adalah salah satu gerakan untuk menstabilkan nilai tukar rupee.

“Ini bisa hingga 15 triliun rps dan mungkin menjadi pilihan yang lebih besar. Kami akan membicarakannya nanti,” kata 12 Desember 2012 (02.12.2012). 

Dalam rencana tersebut, bank sentral akan memantau berbagai perubahan dalam dinamika pasar keuangan sebelum membeli kebutuhan pendapatan dan likuiditas di pasar SBN sekunder. 

Periksa artikel baru dan lainnya di Google News dan WA Channels

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *