
Awas Macet Parah! Puncak Arus Mudik Diprediksi 28 Maret & Arus Balik 6 April
PORTALTERKINI, Jakakarta – Kementerian Transportasi (Kmenhub) merancang jumlah pergerakan masyarakat selama Lebararan 2025, mencapai 146,48 juta orang dengan pulang, dan diharapkan bahwa aliran balik teratas akan terjadi pada 6 April 2025.
Menteri Transportasi (Manhub) Duda Purvagandi, menjelaskan berdasarkan survei, partainya merancang dua skenario teratas Moodyk, yaitu kebijakan kerja dari mana saja (WFA), bukan.
“Deskripsi Jika WFA diterapkan atau tidak digunakan, jika tidak diterapkan, akan ada pertumbuhan D-3 yang cukup tinggi, yang kita lihat bahwa WFA cukup besar,” kata Menteri Transportasi Duda, dikutip pada hari Sabtu (15/15/2025).
Bagian atas rumah kembali akan diadakan di Labaran F-3 atau pada hari Jumat (28.02.2025), dan potensi lalu lintas mencapai 11,5% atau sekitar 16,85 juta jika WFA tidak digunakan. Sementara itu, jika hingga 12,15 juta orang digunakan, itu akan pulang atau sekitar 8,3%.
Duda, sementara itu, menjelaskan di bagian atas aliran balik bahwa itu akan terjadi pada H+5 atau Minggu (6/4/2025) dengan potensi pergerakan penumpang 31,49 juta orang atau sekitar 21,5% dari semua penumpang.
Dadi menjelaskan bahwa pertumbuhan aliran balik mulai terlihat pada H+3, yaitu 14,5 juta, dan H+4 meramalkan bahwa itu akan mencapai 18,75 juta orang.
Sementara itu, pada periode 2025, mobil pribadi menjadi pilihan pertama dengan 23% atau sekitar 33,69 juta orang.
Bus berada di peringkat kedua dengan 16,9% atau 24,76 juta orang, diikuti oleh 16,1% atau 23,58 juta orang, 13,5% atau 19,77 juta orang dan sepeda motor 8,7% atau 12,74 juta orang.
Selain itu, mode transportasi lainnya, yang juga digunakan selama Idul Fitri, menyewa mobil, perjalanan, kapal, memotong kapal untuk kereta cepat.
Sebagian besar penumpang berasal dari provinsi yang solid di Jawa, yaitu Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah. Total perjalanan dari tiga provinsi mencapai 97,6 juta orang atau 66,6% dari total gerakan.
Diperkirakan bahwa Pulau Jawa tetap menjadi tujuan utama gerakan komunitas selama Lebararan 2025. Sebanyak 70,8% atau sekitar 103,7 juta orang bepergian ke wilayah ini.
Periksa pesan dan artikel lainnya di Google News dan WA Channel