
New Agya Stylix Jadi Senjata Toyota Rebut Pasar LCGC
PORTALTERKINI, Jakarta — PT Toyota Astra Motor (TAM) mengungkapkan bahwa model terbaru dari Agya Stylix baru memiliki potensi untuk mendorong penjualan segmen Green Car (LCGC) perusahaan berbiaya rendah perusahaan.
Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran Otomotif Toyota Astra, mengatakan bahwa konsumen sangat antusias tentang Agya Stylix sejak 2025 Indonesia International Auto Show (IIMS) pertama kali diluncurkan pada 13 Februari 2025.
“Jadi cerita tentang Agya Stylix sangat menarik. Kami sering pergi ke dealer, dan pada kenyataannya, model permintaan ini sangat besar. Karena banyak orang memiliki anggaran LCGC tetapi ingin masuk ke GR, kami ingin mengembangkan pasar ini,” kata Anton Rabu 2025 (2/19/2025).
Ingat, Toyota telah meluncurkan Agya Stylix baru dari GR Aeropackage, dengan tujuan memperkuat ruang hatchback masuk.
Banyak perubahan tertanam, seperti bagian depan, mudguard aero belakang dan rok samping GR. Sentuhan lain adalah fokus Semanan pada mode rumah dan daya saya.
“Faktanya, beberapa dealer telah mencoba sebelum peluncuran. Di bidang -bidang tertentu seperti Sumatra dan Jawa, ada banyak permintaan untuk meningkatkan penjualan untuk Agya sendiri,” katanya.
Lebih lanjut Anton mengatakan bahwa penjualan Toyota Agya bulanan biasanya berkisar dari 1.500 hingga 2.000 unit, jadi dengan model Agya Stylix GR terbaru, penjualan model ini cenderung meningkat sebesar 10%.
“Jika dealer uji coba sekitar 5% dalam beberapa bulan pertama, itu naik 10%. Total penjualan Agya adalah 1.500 hingga 2.000 unit, sehingga meningkatkan jumlah itu,” katanya.
Berbicara tentang harga, Aero Kit AGYA 1.2 G CVT yang baru dengan bagian -bagian GR adalah 200 juta. Sementara itu, tipe tertinggi adalah spesifikasi AGYA 1.2 Gr-S CVT yang baru (dua nada) AGYA senilai 256,2 juta.
Anton menyimpulkan: “Harga naik sekitar Rs 3 juta dan tidak akan naik sehingga harga LCGC dapat dipertahankan.”
Menurut Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo), penjualan Toyota Calya LCGC pada Januari 2025 adalah 2.598 unit, sementara Toyota Agya memiliki 670 unit.
Pada saat yang sama, total penjualan LCGCS secara nasional mencapai 12.244 kendaraan pada Januari 2025. Namun, dibandingkan dengan Januari 2024, angka tersebut turun 27% tahun-ke-tahun (tahun-ke-tahun).
Lihat Berita dan Artikel Lainnya di Google News dan WA Channels