Agenda RUPST BTN 2025, Ada Soal Spin-off dan Akuisisi Victoria Syariah

PORTALTERKINI, Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Parsro) TB. (BBTN) atau BTN pada hari Rabu (26/26/2025) pemegang saham (RUPS) akan mengadakan rapat umum tahunan.

Berdasarkan pelepasan Bursa Efek Indonesia (IDX), spesialis pinjaman perumahan AGG akan diadakan di Menara BTN -14.00 di jaket pusat.

Sembilan acara akan dibahas di BTN RUPS. Pertama, AGM 2024 akan membutuhkan persetujuan dari Laporan Tahunan Tahun Ini dan Laporan Keuangan Tahunan Tahun Ini.

BTN Management dikutip pada hari Senin (19/17/2025), “Perusahaan mengajukan laporan tahunan dan laporan pemantauan dewan dengan Program Pembiayaan Bisnis Mikro dan Laporan Keuangan Bisnis Kecil [PMK] dan laporan keuangan untuk mendapatkan rincian keuangan.”

Kedua, pertemuan tersebut juga akan menentukan penggunaan laba bersih BTN untuk tahun fiskal 2021. Ketiga, Tondim juga akan ditentukan dalam RUPS untuk kinerja tahun fiskal untuk Dewan Komisaris BTN, bersama dengan manfaat tahun fiskal 2021 dan memungkinkan BTN.

Agenda keempat adalah persetujuan untuk menunjuk akuntan publik dan/atau perusahaan akuntansi publik. Kelima, BTN akan mensyaratkan persetujuan plafon yang diusulkan untuk menghapus penerimaan lalu lintas sehubungan dengan program ekonomi pemerintah.

Keenam, BTN AGM akan membahas persetujuan model rekonstruksi mengenai ekspansi bisnis. BTN Shariat Business Unit Resources (UU) mencapai Rp 60,56 triliun, sehingga perusahaan harus dihapus alias spin-off.

Selain itu, agenda ketujuh adalah persetujuan PT Bank Victoria Seriah. Ini adalah bagian dari UU spin-off berdasarkan ketentuan Otoritas Layanan Keuangan (LSM).

Selain itu, acara kedelapan bervariasi dalam artikel asosiasi organisasi. Klimaks, Komisaris Kesembilan Agenda dan Dewan Direktur akan membahas perubahan dalam manajemen BTN.

Sebelumnya, BTN Nixon L.P. Direktur Presiden Napituupulu berharap bahwa BTN akan dapat secara signifikan meningkatkan keuntungan pada akhir 2021. Telah menghargai Rencana Bisnis Perbankan (RBB).

BTN membukukan laba bersih triliun RP3 pada tahun 2021, yang RP telah jatuh dari pembelian 1,5 triliun pada tahun 2021.

Periksa berita dan item lainnya di Google News dan WA Channel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *