
Vinfast Siap Bangun Pabrik Mobil Listrik di Subang, Nilai Investasi Rp4 Triliun
BISCENIS.COM, Jakarta – Menteri Investasi dan Departemen Koordinasi Investasi Rendah / Kepala Investasi (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani memastikan bahwa Vinfast siap membangun pabrik mobil listrik di Subang, barat Jawa, dengan luas 120 hektar. Sementara itu, nilai investasi diperkirakan 4 miliar rupee.
Pabrik akan dapat memproduksi hingga 50.000 unit mobil setiap tahun dengan investasi 4 R Regons pada fase pertama.
Mereka [VinFast] akan berinvestasi dalam mobil listrik di sudut yang lebih rendah termasuk area hektar 120.
Tidak hanya melakukan itu, Rosan, Vinfast juga berencana untuk mengembangkan ekosistem mobil listrik dengan membangun jaringan biaya. Pada fase pertama, mereka bertujuan untuk konstruksi dari 30.000 hingga 100.000 stasiun pengisian di seluruh Indonesia, terutama di Jawa.
CEO Nusantara Anagata Nusantara Investment Agency (BPI dan Antara) menjelaskan bahwa investasi untuk stasiun pengisian ini diperkirakan $ 1 miliar dalam $ 100.000.
“Stasiun deposit, jika saya tidak salah, 100.000 adalah sekitar 1 miliar dolar, tetapi saya sedikit memeriksa untuk dilupakan karena secara bertahap 30.000 hingga 100.000 unit,” katanya.
Mengenai jadwal membangun infrastruktur, Rosan mengatakan bahwa VinFast akan segera mengajukan proposal ke Kementerian Investasi. Mereka juga memilih sejumlah lokasi strategis untuk mengimplementasikan proyek ini.
Selain kendaraan listrik dan infrastruktur pendukung, VinFast juga telah menyatakan minatnya untuk berinvestasi dalam industri energi terbarukan baru (EBT), termasuk energi matahari dan energi angin.
Mengenai perbedaan dalam proyek ini dan rencana investasi sebelumnya, Rosan menekankan bahwa pembelian 120 hektar tanah di Subang telah diterapkan, yang berarti komitmen sejati Vinfast untuk berinvestasi di Indonesia.
Dengan periode ini, Rosan mengatakan pemerintah berharap bahwa ekosistem mobil listrik di Indonesia akan meningkat dan membuka peluang bagi investor lain, baik di Eropa, Tesla dan Cina, berpartisipasi dalam pengembangan infrastruktur EV di negara ini.
Bagi kami, infrastruktur mobil listrik ini seperti.
Periksa berita dan artikel lainnya di Google News dan WA Channels