Kemnaker: 965 Perusahaan Diadukan Terkait THR di 2024

PORTALTERKINI, Jakarta – Total tuduhan yang diterima dari jabatan 2021 telah mencapai 5 tuduhan dari 5 tuduhan, kata Kementerian Tenaga Kerja (Karnakar).

Keluhan yang dimasukkan pada tahun 2024 dibandingkan dengan tahun sebelumnya telah turun 35%. Atas dasar catatan bisnis, jumlah pengaduan yang diterima oleh THR Post mencapai 2.369 pada tahun 2023.

Jumlah agen pengaduan juga menurun. Pada tahun 2023, perusahaan mengeluh bahwa WHR Post mencapai 1.558 organisasi. Pada tahun 2024, jumlah agensi mengeluh sekitar 38% atau 965 perusahaan.

Inda Angoro, Direktur Jenderal Hubungan Industri dan Hubungan Sosial Kementerian Energi Manusia, berharap bahwa jumlah tuduhan masuk ke jabatan THR akan dikurangi tahun ini.

“Harapan lebih baik dari tahun lalu,” industri ini mengatakan kepada Bisisis pada hari Rabu (12/3/2025).

Berdasarkan Kementerian Listrik Manusia, bisnis yang diperoleh oleh Kementerian Kekuatan Manusia, di April 32424, total 1.539 pengaduan tidak diajukan, 383 tidak mematuhi tuduhan THR, dan tuduhan 227 THR ditunda.

Pada tahun 2021, total 2.5695 tuduhan tidak dibayar, tidak ada keluhan 17 TR, pengaduan 780 THR tidak diajukan, tidak di bawah ketentuan, dan dugaan 392 TH ditunda.

Jika Anda melihat pasokan keluhan, area khusus Jakarta akan menjadi provinsi lebih banyak keluhan terkait dengan TRR 2024. Dua puluh dua perusahaan telah mengeluh bahwa ada 483 tuduhan dari jumlah agensi perusahaan dari wilayah khusus Jakarta.

Jawa Barat telah menyita total 20 tuduhan dan 38 perusahaan, dan Jawa Timur telah mengeluh lima pengaduan dan 5 perusahaan. Posting TR Sulaoisi 2024 Barat tidak menerima laporan pengaduan sampai awal TR Post.

Tahun ini, Komnaker telah membuka kembali pos 2025 TR.

Sementara itu, nomor sirkular Yasirali/2/HK 04.00/III/2025 untuk implementasi 2025 THR untuk pekerja/pekerja perusahaan.

Melalui surat itu, Yasierly mengajukan permohonan pemerintah daerah untuk membentuk gugus tugas Buruh untuk tunjangan liburan keagamaan dan penegakan hukum, yang dimasukkan melalui halaman https://poskothr.kemnaker.go.id.

Yasserly Leberon Holiday telah meminta pengusaha untuk mengurangi HRR 7 hari sebelum 2025 dan tidak membayar dengan cicilan.

“THR religius harus sepenuhnya disediakan dan tidak dalam angsuran,” kata Yasierly. 

Lihat Berita dan Artikel Lainnya di Google News dan WA Channel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *