
Krisis Pangan Jepang-Malaysia Bikin Prabowo Was-Was, Bagaimana Antisipasi RI?
PORTALTERKINI, Jakarta – Presiden Propanto Subanto Subaido telah memerintahkan petani di banyak tempat di dekatnya, dari Jepang ke Malaysia.
Untuk diingat, cuaca terkena beberapa tempat seperti Jepang, Filipina dan Malaysia juga menyentuh para pelaut. Misalkan hal yang sama di Indonesia, Presiden Groupowo mengajukan permohonan kepada Pemerintah Produk Pertanian.
Pemimpin lain dari petani (Justaman) Sudaryono mengatakan, dukungannya adalah mendukung ini untuk petani. Dia mengatakan hamparan kolega dan kepercayaan seharusnya tidak lama. Tujuan Jika Indonesia bisa dua hingga tiga kali setahun.
“Kementerian Pertanian, hampir tidak ada yang ada di ruang pertanian.
Seperti sekarang, jelaskan produksi Sudararyono, produksi makanan, terutama beras di Indonesia, berjalan dengan baik. Kata Pabowo bertanya pada Maret -Pril 2025 kecepatan panen.
“Memang, produk kami dihasilkan hingga April bagus, peningkatan tahun lalu sekitar 2,8 hampir 3 juta ton,” katanya.
Sudararyono, sementara Prebowo memperingatkan bahwa Indonesia tidak akan lagi jatuh seperti Jepang, Filipina dan Malaysia.
Di Indonesia, ia menjelaskan, menulis produk hingga 30 juta ton setiap tahun untuk 32,5 juta ton. Dia mengatakan Indonesia seharusnya menerbitkan 5 juta ton 5 juta ton setiap tahun jika Anda ingin mengimpor sama sekali.
“Jika kita tidak mengimpor makanan, jadi kita harus menghasilkan minimal 5-6 juta April,”
Menurut laporan bisnis sebelumnya dari Februari 2025, Jepang untuk pertama kalinya dalam sejarah mengeluarkan 21 juta ton per 1 juta alasan karena harga yang sangat tinggi.
Situasi serupa di Malaysia dan Filipina. Di Filipina, mendesak
Identifikasi berita dan bahasa lain di Google News and Waw Channel