Simak Tips Sehat Berpuasa Bagi Anak Penderita Diabetes Mellitus

Untuk bulan Belsonis.com, Yakarta, untuk bulan Yakarta, banyak orang tua bertanya -tanya apakah mereka menderita diabetes mellitus jika anak -anak mereka dapat dengan aman. 

Puasa Ramadhan adalah penyembahan wajib bagi umat Islam yang tua dan sehat. Namun, pertimbangan khusus diperlukan untuk anak -anak, terutama mereka yang memiliki kondisi perawatan khusus, seperti diabetes mellitus (DM), sebelum puasa. 

Diabetes pada anak -anak dapat menyebabkan metabolisme gula darah, sehingga risiko hipoglikemia (sangat rendah dalam darah) atau hiperglikemia (gula tinggi) dapat meningkat jika tidak dilakukan dengan benar selama puasa. Karena itu, orang tua harus memahami cara yang benar untuk mempersiapkan agar anak -anak dapat dengan aman.

Melalui seminar media dari Asosiasi Anak Indonesia (Idai) tentang persiapan untuk anak -anak dengan kondisi khusus (Diabetes mellitus), anak -anak dengan diabetes mellitus tipe 1 atau tipe 2 masih dapat dengan cepat memantau dokter. 

“Faktanya, anak -anak bersyarat khusus ini masih bisa lebih cepat, tetapi mereka bisa menjadi pemantauan tambahan dari kandungan nutrisi makanan,” kata Harzidi ADG melalui Zoom pada hari Selasa (1/3/21). Lihat dengan cepat mempersiapkan anak -anak dengan diabetes antara lain: 1. Lihat dengan dokter

Sebelum memutuskan puasa, orang tua harus berkonsultasi dengan dokter anak atau endokrinologi. Dokter akan menilai bahwa kondisi anak memungkinkan untuk berpuasa dan memberikan rekomendasi terkait dengan jenis makanan dan dosis insulin yang harus disesuaikan. 2 Monitor

Selama puasa, anak -anak dengan diabetes harus secara teratur memeriksa kadar gula darah mereka, terutama sebelum fajar, setelah melanggar puasa dan siang hari. Jika kadar gula darah sangat rendah (hipoglikemia) atau terlalu tinggi (hiperglikemia), anak -anak segera didorong untuk membatalkan puasa mereka. Sehat 3

Menu makanan dan pengereman harus seimbang, mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan serat yang memadai. Hindari makanan manis berlebih yang dapat menyebabkan gula darah. Selain itu, anak -anak harus minum air yang cukup untuk mencegah dehidrasi. 4 Untuk menyesuaikan aktivitas fisik

Anak -anak masih disarankan untuk bergerak, tetapi tidak mudah lelah dengan intensitas cahaya atau tidak merasakan penurunan kadar gula darah yang ketat. 5 .. Identifikasi tanda -tanda bahaya

Anak -anak dengan tanda -tanda hipoglikemia seperti kelemahan, pusing, keringat dingin dan kebingungan harus dikenali. Jika anak dibuang segera, puasa, gejala puasa dan bayi harus diterima jumlah glukosa. Sebaliknya, jika kadar gula darah sangat tinggi dan anak -anak merasakan kehausan berlebih atau urin yang sering, segera konsultasikan dengan dokter.

Puasa untuk anak -anak dengan diabetes mellitus membutuhkan saran dokter, pemantauan kadar gula darah, gaya makan sehat dan persiapan aktivitas fisik yang konsisten. 

Orang tua juga harus menyadari gejala hipoglikemia dan hiperglikemia sehingga anak -anak dapat dengan cepat dengan aman. (Meyada Florentina)

Lihat Berita dan Artikel Lainnya di Google News dan WA Channel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *