Kebijakan Trump Bikin Pabrikan EV China Beralih ke Indonesia

Kebijakan presiden Donald Trump Amerika Serikat (AS) kemungkinan akan menguntungkan Indonesia, yang telah memperkenalkan tingkat impor yang tinggi untuk kendaraan listrik (AS) dari Cina, Jakarta – Cina.

Direktur Penelitian Ekonomi Makro, Kebijakan Ekonomi dan Moneter Core Indonesia, Achmad Akbar Susmto mengatakan bahwa kemampuan untuk mempertahankan tegangan AS-Cina meningkatkan risiko mentransfer pasar produk Cina ke negara-negara potensial, termasuk Indonesia.

“Kebijakan periode kedua Trump telah mencapai 60%dalam hal menerapkan bea masuk ke Cina dan mempromosikan industri otomotif listrik Cina ke negara -negara seperti Indonesia,” kata Akbar di Jakarta pada hari Rabu (26/2/2025).

Pada tahun 2024, defisit perdagangan AS dan China mencapai US 381 miliar dolar AS, katanya. Selama periode kedua Trump, Amerika Serikat telah menerapkan kebijakan defensif dengan meningkatkan bea masuk untuk melindungi industri dalam negeri, meskipun ada risiko memperparah tegangan dalam perdagangan global.

Pada saat yang sama, Core Indonesia menemukan 2018-2023 bahwa kendaraan listrik China naik 1.661% menjadi 2,5 juta unit pada tahun 2024. Pada saat yang sama, proporsi MPV dan SUV Cina di Amerika Serikat adalah 13% pada tahun 2023.

Akibatnya, menurutnya dengan politik Trump, produsen Cina telah melihat Indonesia sebagai peluang, terutama dengan harga rendah dan kapasitas pasar yang sangat besar.

Sebagai informasi, beberapa produsen EV Cina yang memasuki pasar Indonesia adalah BYD, Ion Cherie, Geele, Jaiku, Nata, Xpeng.

Dalam kasus tahun ini, saksi adalah tentang pembangunan pabrik pabrik yang akan selesai pada akhir 2025. Pabrik memiliki potensi untuk menghasilkan 150.000 unit mobil listrik per tahun di Subang Smartpolitan, Jawa Barat. 

Selain itu, merek Cina lain, Ion, memiliki pabrik di Sikampec di Jawa Barat, yang dapat menghasilkan 50.000 mobil listrik per tahun.

Namun, pasar Global Pure Electric Vehicle (BEV) dipengaruhi oleh kebijakan Presiden AS Donald Trump, yang telah menyelesaikan komando kendaraan listrik, yang merupakan aturan untuk meningkatkan adaptasi kendaraan elektrifikasi yang diluncurkan oleh mantan presiden AS Joe Biden.

Menurut Trump, perintah kendaraan listrik tidak mendukung industri otomotif AS, yang menghasilkan kendaraan berdasarkan minyak pemanas (BBM) atau mesin pembakaran (ICE). Selain itu, Trump juga mempromosikan produksi dan penggunaan minyak dan gas. 

Periksa berita dan artikel lainnya di Google News dan WA Channel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *