
Indef Usul Investasi Emas BPKH Ditingkatkan, Bullion Bank jadi Pilihan
PORTALTERKINI, Jakakarta – Institute of Financial and Economic Development (Indef) telah mengusulkan bahwa Badan Manajemen Keuangan di Haji (BPKC) untuk meningkatkan investasi emas, misalnya di Bulur atau Golden Bank untuk meningkatkan peningkatan keuangan Indonesia.
Ini ditransfer oleh Kepala Pusat Syariah ke Syariah Indus Nur Hideah pada pertemuan untuk mendengarkan manajemen keuangan Komite Haji VIII dari Kompleks Majelis Nasional Indonesia, Jakakarta, Senin (10 Maret 2025).
“… Meningkatkan jumlah investasi emas, misalnya di Gold Bank atau Bamion Bank,” Nur Hideah mengusulkan, Senin (10 Maret 2025).
Nur Hideah mengatakan konsep bank emas itu sendiri telah diterapkan di banyak negara seperti Terkie dan Malaysia. BPKH sendiri pada tahun 2022 juga mengeluarkan investasi di akun emas di Pegadayan dengan nilai utama 400 juta rp.
Sejak 31 Desember 2023, investasi emas adalah laba penuh dengan nilai utama 400 juta RP dan laba 48 juta atau 12%setara.
Namun, Nur Hiddeah telah menemukan bahwa nilai utamanya relatif kecil atau hanya 0,0002% dari total investasi dan akomodasi.
Menurutnya, jika BPKH dapat mengoptimalkan investasi dalam emas untuk mencapai batas maksimum 5% dari total investasi dan akomodasi, organisasi ini dapat berinvestasi dalam emas dalam RP9 triliun hingga 10 triliun rp pada tahun 2022.
“Terutama pada tanggal 26 Februari 2025, pemerintah, di bawah Presiden Mitchovo, meluncurkan Bulion Bank. Ini juga memungkinkan investasi emas atau akomodasi di bank bank dimungkinkan,” katanya.
Untuk dicatat, kepala negara secara resmi meluncurkan Layanan Bank Emas pada 26 Februari 2025. Menurut hukum (hukum) untuk pengembangan keuangan dan peningkatan (P2SC) dan peraturan tentang Badan Layanan Keuangan No. 17/2024, Bank Emas didirikan untuk memperkuat sistem perdagangan emas, memperkuat penyelidikan dan memperluas akses ke pendanaan industri emas nasional.
“Pada 80 tahun, kami mandiri dan bangga dalam sejarah rakyat Indonesia untuk pertama kalinya dengan cadangan emas terbesar ke -6 di dunia untuk pertama kalinya memiliki bank emas,” kata Bohovo, ketika berbicara di Bank Emas Indonesia di Pegadayan dan Indonesia.
Periksa berita dan artikel lainnya di Google News dan WA Channels